DETAIL DOCUMENT
BLOKADE EKONOMI NAPOLEON BONAPARTE DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN INGGRIS TAHUN 1806-1814
Total View This Week501
Institusion
Universitas Pendidikan Indonesia
Author

Subject
Pendidikan Sejarah 
Datestamp
2013-11-28 07:55:21 
Abstract :
Skripsi ini berjudul “Blokade Ekonomi Napoleon Bonaparte dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Inggris Tahun 1806-1814”. Masalah utama yang diangkat dalam skripsi ini adalah “bagaimana penerapan blokade ekonomi Napoleon di Prancis tahun 1806-1814 sehingga berdampak pada perekonomian Inggris?”. Masalah utama tersebut kemudian dibagi menjadi tiga pertanyaan penelitian, yaitu (1) mengapa Napoleon mengeluarkan kebijakan blokade ekonomi tahun 1806 terhadap Inggris?; (2) bagaimana strategi yang digunakan Napoleon dalam penerapan blokade ekonomi tahun 1806-1814?; (3) bagaimana dampak diterapkannya blokade ekonomi Napoleon tahun 1806-1814 terhadap perekonomian Inggris? Ketiga pertanyaan tersebut menjadi landasan utama penelitian dan pokok permasalahan dalam penulisan. Metode yang digunakan adalah metode historis dengan melakukan empat langkah penelitian, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data digunakan studi literatur, yaitu mengkaji sumber-sumber literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dikaji. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan skripsi ini menggunakan pendekatan interdisipliner dengan menggunakan teori dan konsep dari ilmu politik, sosiologi dan ekonomi. Teori dan konsep dari ilmu politik yang digunakan adalah teori imperialisme dan teori geostrategi dan geopolitik. Konsep dari ilmu sosiologi yang digunakan adalah teori konflik . Sedangkan teori dan konsep dari ilmu ekonomi yang digunakan adalah konsep blokade. Teori dan konsep tersebut digunakan untuk mempertajam analisis penelitian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang diterapkannya Blokade Ekonomi Napoleon yang disebutnya Blokade Kontinental tahun 1806, meliputi banyak aspek tetapi yang paling menonjol adalah keinginan Napoleon untuk mengalahkan Inggris agar dapat menguasai wilayah Eropa dengan cara menutup semua perdagangan dengan Inggris. Semua negara bawahan Prancis dilarang untuk melakukan perdagangan dengan Inggris dan semua produk Inggris yang berada di wilayah Prancis dan koloni dilakukan penyitaan. Menghadapi kebijakan yang dikeluarkan Napoleon, Inggris berusaha melakukan segala usaha agar barang produknya tetap dapat masuk ke pasar wilayah Eropa. Selama tahun-tahun penerapan sistem ini, perekonomian Inggris sempat mengalami krisis dengan tutupnya sebagian besar industri hingga menyebabkan banyaknya penggangguran dan mengganggu kegiatan dalam bidang ekspor dan import. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena Inggris mampu mengatasi masalah-masalah yang menimpa perekonomiannya tersebut. Blokade Kontinental ini berakhir setelah kekalahan Prancis dalam perang koalisi di Eropa. Turun tahtanya Napoleon dari kekaisaran Prancis pada tahun 1814 menjadi tanda berakhir pula kebijakan Napoleon dalam blokade kontinental. Hingga akhir dari blokade kontinental ini, Napoleon belum bisa menghancurkan perekonomian Inggris yang juga didukung oleh Angkatan Lautnya yang terkenal sangat tangguh.  

Institution Info

Universitas Pendidikan Indonesia