DETAIL DOCUMENT
LATIHAN PEREGANGAN METODE KISNER PADA PASIEN IDIOPATIK SKOLIOSIS
Total View This Week147
Institusion
Universitas Airlangga
Author
Ekki Agus Sudawan, 151510213008
Subject
RD701-811 Orthopedic surgery 
Datestamp
2019-01-18 01:18:51 
Abstract :
Skoliosis adalah deformitas tiga dimensi dari tulang belakang. Dalam bentuknya yang paling umum, skoliosis idiopatik (70% hingga 80% kasus) penyebabnya tidak diketahui. Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) pada usia 10 tahun atau lebih didapatkan kurva minimal 10°, diukur menurut hasil radiografi menggunakan teknik Cobb. Selagi prevalensi Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) sekitar 3% pada populasi umum, hampir 10% didiagnosis akan memerlukan beberapa bentuk perlakuan; biasanya observasi atau latihan spesifik skoliosis untuk kurva ringan, braces untuk kurva sedang dan surgery tulang belakang untuk yang parah kurva (Sudut Cobb >50°). 0,1% dari populasi Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) berisiko membutuhkan pembedahan. Bentuk skoliosis yang parah lebih sering ditemukan pada wanita. Tindakan fisioterapi untuk scoliosis idiopatik didasarkan pada usia, besarnya kurva dan risiko perkembangan, dan mencakup pengamatan, orthotic manajemen dan koreksi bedah dengan fusi. Tindakan fisioterapi konservatif tidak mampu mengkoreksi tulang belakang untuk kembali normal atau mengurangi deformitas, jika skoliosis melebihi ambang kritis yaitu 30º Cobb. Tetapi, tindakan konservatif dapat mencegah bertambah buruknya deformitas dari tulang belakang. Terdapat beberapa metode atau teknik yang dapat diberikan pada penderita Idiopatik Skoliosis salah satunya adalah latihan peregangan dengan metode kisner yang bertujuan untuk meregangkan struktur hipomobilitas pada sisi cekung. 
Institution Info

Universitas Airlangga