DETAIL DOCUMENT
Analisis Kelayakan Cabang Baru Laksana Kayu Usaha Dagang (UD) Di Kecamatan Cibiru Kota Bandung
Total View This Week221
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author

Subject
2016 
Datestamp
2017-06-06 02:58:03 
Abstract :
Mendirikan sebuah usaha tidak semudah yang dibayangkan banyak hal yang menjadi pertimbangan baik dari materi maupun non-materi. Studi kelayakan merupakan salah satu alternatif yang biasa digunakan untuk mengetahui layak atau tidaknya suatu usaha. Toko Bangunan Laksana Kayu adalah sebuah usaha yang bergerak dibidang penjualan kayu-kayu, pihak Toko Bangunan Laksana Kayu ingin mengetahui kelayakan apabila membuka cabang baru di wilayah Cibiru yang didasari karena besarnya penjualan di wilayah tersebut serta banyaknya saran dari konsumen yang berada di wilayah tersebut untuk membuka cabang di wilayah Cibiru. Atas dasar permasalahan yang sedang dihadapi pihak Toko Bangunan Laksana Kayu, maka peneliti berinisiatif melakukan studi kelayakan terhadap cabang baru dengan mempertimbangkan aspek hukum, aspek teknis, aspek pasar, aspek manajemen dan organisasi serta aspek finansial. Diharapkan dengan dilakukannya studi kelayakan terhadap cabang baru Toko Bangunan Laksana Kayu hasilnya dapat bermanfaat bagi pihak Toko Bangunan Laksana Kayu. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan dari aspek-aspek studi kelayakan adalah sebagai berikut:1) Aspek pasar, diketahui bahwa berdasarkan proyeksi permintaan yang ada cabang baru Toko Bangunan Laksana Kayu hanya mampu memenuhi 10,74% per tahun dari total proyeksi permintaan yang ada yaitu 7820,1 m3. Strategi pemasaran cabang baru Toko Bangunan Laksana Kayu menggunakan analisis STP dan juga 4P 2) Aspek teknis, diketahui luas lahan yang dibutuhkan untuk membangun cabang baru yaitu 225 m2 dengan lokasi pendiriannya di Jalan Pertamina Kelurahan Cipadung Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Besar biaya pembangunan untuk cabang baru Toko Bangunan Laksana Kayu ini yaitu Rp. 2.025.000.000,- 3) Aspek Hukum, perizinan yang dilengkapi hanya dari izin badan hukum usaha dengan biaya Rp. 4.000.000,- dan izin IMB dengan dana sebesar Rp. 11.932.5000,- 4) Aspek manajemen dan organisasi, cabang baru Toko Bangunan Laksana Kayu ini membutuhkan satu penanggung jawab, dua mandor, dua sopir dan 5 pekerja serta penjelasan mengenai deskripsi pekerjaan untuk masing-masing jabatan. 

Institution Info

Universitas Komputer Indonesia